Apakah Aku Harus Menyerah Tuhan?

 


Katanya kalo kita meminta dalam doa Tuhan mau kabulkan? Tapi kok aku selalu meminta tapi tidak Tuhan kasih-kasih ya? Apa aku harus menyerah untuk meminta dalam doa?

Tapi jika aku harus menyerah hidupku tidak akan pernah berubah. Jadi aku putuskan belajar sepenuhnya mempercayai masa depanku ditangan Tuhan. Jujur aku sempat khawatir dengan masa depanku, karena sudah setahun lebih aku jadi pengangguran, sudah ratusan aku apply lamaran kerja. Hubunganku yang tidak harmonis dengan pasanganku, dan terjebak di lingkungan toxic family, rasanya benar-benar frustasi.

Terkadang aku iri Tuhan melihat perlakuan pasangan yang saling memberikan kehangatan, perlindungan, keharmonisannya. Melihat orang-orang sibuk dan menikmati gaji dari pekerjaannya Tuhan, dan melihat keluarga yang harmonis, saling cerita tentang masalah dan pengalamannya, ini justru aku merasa tidak nyaman dan merasa sering kali terjebak akan sikap mereka yang seakan-akan aku yang salah padahal mereka juga salah, dan biasanya melihat orang-orang rumah adalah tempat perlindungan mereka kalau aku justru rumah adalah hal yang tidak aku ingin masuki. Banyak sekali kerikil hambatan yang aku alami.

Tetapi aku sadar jika aku berlarut-larut sedih dan tertekan aku akan hancur dan mentalku akan tidak terarah dan aku tidak akan akan maju, aku akan terus-terusan terjebak dalam hal negatif, aku harus mengambil sisi positif dari setiap permasalahanku, dan menjadikan pelajaran untuk antisipasi kedepannya jika terjadi hal seperti yang sedang ku alami. 

Aku belajar berserah, bersyukur sepenuhnya akan hidupku yang telah Tuhan berikan kepadaku karena aku yakin hal bersyukur akan mengubah hidupku menjadi luar biasa dan berkat-berkat lainnya akan datang kedalam hidupku. 

Tuhan punya rancangan untuk hidupku yang lebih baik walaupun bukan diwaktu dekat ini. Jikalaupun tidak ada aku harus tetap bersyukur Tuhan telah memilihku menjadikan anak-Nya.

Tuhan telah memberikan kita berkat yang tak terhitung banyaknya setiap hari jika kita mau menyadarinya. Hal kecil saja seperti kita bisa bernafas, bisa melihat, mendengar, mencerna makanan dengan baik, bisa berjalan dan masih banyak lagi yang perlu kita syukuri. Sudah sepantasnya kita mengucap syukur pada Allah Bapa yang Mahakuasa.

Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib; – Mazmur 9:2

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. – 1 Tesalonika 5:18

DONASI VIA PAYPAL Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda membantu Admin untuk lebih giat lagi dalam membagikan template blog yang berkualitas. Terima kasih.
Postingan Lebih Baru Postingan Lebih Baru Postingan Lama Postingan Lama

Postingan lainnya

Komentar

Posting Komentar